Gemala Resmi Diluncurkan, Pemkot Metro Perkuat Perlindungan Karya Kreatif
Metro, 9 September 2025 – Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) meluncurkan Gemala (Gerakan Metro Bahagia Lindungi Karya) dalam sebuah acara yang berlangsung di kawasan wisata budaya Alas Puri, Sumbersari Bantul, Kota Metro, Selasa (9/9/2025) malam.
Peluncuran program tersebut dilakukan oleh Wakil Wali Kota Metro, Rafieq Adi Pradana, didampingi Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Metro serta sejumlah tamu undangan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Metro dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan kekayaan intelektual bagi pelaku ekonomi kreatif dan pengelola destinasi wisata.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) kepada Alas Puri dan Gemala. Penyerahan sertifikat tersebut menjadi bentuk pengakuan sekaligus perlindungan hukum terhadap karya, identitas, dan inovasi yang lahir dari masyarakat Kota Metro.
Wakil Wali Kota Metro Rafieq Adi Pradana menyampaikan bahwa perlindungan kekayaan intelektual merupakan langkah penting dalam menjaga keberlanjutan karya dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah. Melalui Gemala, Pemerintah Kota Metro berkomitmen untuk memfasilitasi pelaku usaha, komunitas, dan kreator agar memperoleh perlindungan hukum atas karya yang dihasilkan.
Suasana peluncuran berlangsung hangat dan meriah. Di bawah rindangnya pepohonan Alas Puri pada malam hari, masyarakat menikmati hiburan musik orgen tunggal serta sajian kuliner tradisional yang turut memperkuat nuansa budaya lokal. Kehadiran masyarakat menunjukkan antusiasme terhadap upaya pelestarian sekaligus perlindungan berbagai karya kreatif yang menjadi bagian dari identitas daerah.
Melalui peluncuran Gemala, Pemerintah Kota Metro berharap semakin banyak karya, produk, merek, dan ekspresi budaya lokal yang memperoleh perlindungan hukum sehingga mampu memberikan nilai tambah ekonomi serta memperkuat daya saing daerah di masa mendatang.